Tuhan menciptakan ruang yang sebegitu luasnya bagi para hamba-Nya. Andai Tuhan mau niscaya bumi dibuat sejengkal tubuh manusia, ruang yang hanya cukup untuk ritual menyembah. Tuhanpun menciptakan beraneka macam ciptaan. Mulai dari yang tampak dan tidak tampak. Menciptakan yang berakal dan yang tidak. Menciptakan bermacam ras dan suku, hitam dan putih. Tuhan tak membiarkan hambanya hanya mengenal-Nya bukan?.
Ini bukanlah sebuah pilihan, pilihan meng-hamba ataupun yang lainnya. Melainkan bagaimana kita bisa menjalankan peran kita sebagai manusia. Tujuan harus punya. Pun juga prioritas. Tapi tak lantas saling menyempitkan ruang gerak.
Mari saling menggenggam tapi tak mengekang. Jangan saling menggiring, tapi beriringan.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar